Pemimpin adalah seorang yang memperbaiki sesuatu sehingga menjadi benar kembali. Pemimpin adalah yang melakukan amal shaleh. Adalah bukan pemimpin orang yang melihat kesalahan tapi tak mengindahkannya. Begitu pun, bukan termasuk orang yang beramal shaleh jika membiarkan keburukan tetap terjadi. Lantas, apakah kita benar-benar telah beramal shaleh? Apakah kita sudah melakukan perbaikan? Apalah kita pantas disebut pemimpin? Mari introspeksi. Untuk kita, pemimpin diri sendiri.
Tentang pengalaman, pemikiran, dan gagasan